Anak Batuk dan Flu? Coba 5 Obat Alami Ini Sebelum ke Dokter

Wecome Irannu Clear di Situs Kami!

Irannu Clear – Anak-anak rentan terserang batuk dan pilek saat pergantian musim. Terkadang kelainan ini juga bisa terjadi jika anak memiliki alergi. Anak Batuk dan Flu? Coba 5 Obat Alami Ini Sebelum ke Dokter

Jika hal ini terjadi, orang tua bisa memberikan obat paracetamol pada anak agar batuknya cepat hilang. Namun karena meningkatnya kejadian penyakit ginjal akut tersembunyi yang umum menyerang anak-anak, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan penghentian sementara penggunaan parasetamol pada anak.

Meski demikian, orang tua tidak perlu bingung. Batuk dan pilek pada anak bisa diobati secara alami di rumah. Dikutip dari Hello Sehat, berikut lima pengobatan alami yang bisa membantu anak meredakan batuk atau flu sebelum ke dokter.

1. Anak harus istirahat yang cukup. Gambar Flu – Apakah Flu Tomat Menular? (piksel)

Anak sebaiknya istirahat saat batuk dan pilek. Lamanya istirahat tergantung pada tingkat keparahan gejala lain, seperti batuk, demam, dan pilek. Saat batuk, anak biasanya perlu istirahat selama 2-3 hari.

Pastikan anak Anda cukup tidur di rumah dan tidak melakukan aktivitas fisik yang memperlambat pemulihan batuk. Anak-anak sebaiknya tidak bermain di luar rumah untuk menghindari penularan penyakit kepada anak-anak lain. Musim Hujan Jadi Ancaman Daya Tahan Tubuh, Antisipasi dengan 5 Cara Ini Bro & Sis

Jika batuk terjadi berulang kali hingga kondisinya mereda, sebaiknya anak tidak masuk sekolah selama 1-2 hari sebelum gejala batuknya hilang.

Saat anak batuk, seringkali ia mengeluarkan lendir dalam jumlah besar yang sulit dikeluarkan. Orang tua dapat menepuk punggung anak dengan lembut untuk membantu mengeluarkan lendir.

2. Beri makan madu

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of North Carolina menemukan bahwa 90 persen gejala batuk anak membaik setelah menggunakan madu.

Hasilnya menunjukkan bahwa mengonsumsi 1,5 sendok teh madu sebagai pereda batuk setiap malam sebelum tidur dapat memperbaiki kondisi tersebut.

Madu memiliki sifat antibakteri yang membantu melawan infeksi. Madu juga disukai anak-anak karena rasanya yang manis dan khasiat meredakan batuk.

Menurut American Academy of Pediatrics, dosis madu yang dianjurkan untuk obat batuk pada anak adalah: 1-5 tahun: ½ sendok teh 6-11 tahun: 1 sendok teh 12+ tahun: 2 sendok teh

Selain memberikan obat batuk langsung pada anak, Anda juga bisa melarutkan madu dalam air hangat agar lebih mudah ditelan. Namun hindari memberikan madu kepada anak di bawah satu tahun. Hal ini karena dapat menyebabkan botulisme, suatu bentuk keracunan serius pada bayi.

3. Hindari batuk dan alergen

Jika batuk anak Anda tidak kunjung reda, hindari makanan dan minuman yang memicu batuknya. Misalnya minuman manis, minuman dingin, dan gorengan.

Dianjurkan untuk meminum sup hangat untuk mencegah tenggorokan gatal dan batuk.

Jika anak Anda mengalami gejala batuk alergi, hindari memaparkan anak Anda pada alergen (pemicu alergi). Perhatikan juga kebersihan kasur dan lingkungan rumah Anda. Secara umum, debu, jamur, bulu hewan peliharaan, dan lain-lain cenderung menempel pada sofa dan kasur sehingga menyebabkan anak batuk karena alergi.

4.Minum air jahe

Meminum jahe yang dilarutkan dalam air panas atau teh dapat membantu meringankan gejala batuk pada anak. Anak Batuk dan Flu? Coba 5 Obat Alami Ini Sebelum ke Dokter

Jahe merupakan pereda batuk alami dengan sifat antiinflamasi dan antibakteri yang efektif melawan infeksi bakteri.

Menurut Farmasi Universitas Jazan, jahe bisa menimbulkan sensasi hangat di tenggorokan. Sensasi ini mampu menenangkan otot leher yang tegang akibat tenggorokan kering dan batuk kering.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa obat tradisional yang mengandung jahe dapat membantu mengencerkan lendir pada saluran pernafasan. Inilah sebabnya mengapa jahe bisa dijadikan obat alami untuk mengatasi batuk berdahak pada anak. Bila gejala muncul, berikan obat batuk alami dua kali sehari.

5. Sediakan makanan dingin

Menurut Mayo Clinic, makanan dingin seperti es krim, buah beku, atau camilan dingin lainnya bisa meredakan sakit tenggorokan akibat batuk. Dan es krim membuat tenggorokan bayi lebih nyaman. Namun, orang tua sebaiknya berkonsultasi dengan dokter anak untuk memastikannya.